free html hit counter
Ghoorib.com | Kisah Jasad Pendosa Yang Dibuang Ke Sampah Padahal Seorang Wali

Kisah Jasad Pendosa Yang Dibuang Ke Sampah Padahal Seorang Wali

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, kembali lagi di blog ghorib. Kali ini penulis ingin membagikan sebuah kisah Islami menggugah hati tentang Pendosa yang ketika matinya tidak dipedulikan oleh penduduk desa, padahal di sisi Allah dia adalah seorang wali.

Kisah Jasad Pendosa Yang Dibuang Ke Sampah Padahal Seorang Wali

Kisah Jasad Pendosa Yang Dibuang Ke Sampah Padahal Seorang Wali

Dikisahkan pada masa nabi Musa a.s ada seorang laki-laki yang sangat dibenci oleh warga desa.

Di hari ia meninggal dunia, penduduk desa tidak memandikan juga tidak mengkafani, apalagi menguburkan, disebabkan kejahatan semasa hidupnya.

Penduduk desa yang tidak ingin melihatnya membusuk di rumahnya berinisiatif untuk membuang saja jenazahnya.

Seorang warga langsung memegang kaki jenazah laki-laki tersebut dan melemparnya ke tumpukan sampah.

Maka, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berwahyu kepada nabi Musa a.s, Allah berfirman:

Wahai Musa, telah meninggal dunia seorang laki-laki di desa fulan di tumpukan sampah, sesungguhnya ia merupakan seorang wali dari para wali-waliku.

Mereka penduduk desa tidak memandikan, tidak pula mengkafani, bahkan tidak menguburkannya.

Pergilah kamu wahai Musa kepadanya. Mandikan, kafankan, shalatkan, dan kuburkanlah ia.

Nabi Musa a.s langsung pergi ke desa itu dan menemui penduduk desa. Siapa yang meninggal di desa ini hari ini? Tanya nabi Musa a.s

Penduduk desa menjawab: Ada seorang laki-laki yang meninggal, dia adalah orang yang maksiat dan jahat semasa hidupnya.

Penduduk desa bercerita panjang lebar tentang kejelekan laki-laki itu dengan rasa benci dan jijik.

Dimana jenazah laki-laki itu? Sesungguhnya Allah memerintahkanku untuk memuliakannya, Tanya nabi Musa a.s

Penduduk desa pun memberitahukan letak jenazah laki-laki tersebut dan mereka satu-persatu pergi meninggalkan nabi Musa a.s sendirian.

Nabi Musa a.s pun pergi menuju tempat tersebut, manakala nabi Musa a.s sampai dan melihat laki-laki tersebut tergeletak di tumpukan sampah, nabi Musa pun bermunajah kepada Allah dan berkata:

BACA JUGA :  nama-nama anak perempuan dalam bahasa arab kekinian

Ya Tuhanku sungguh engkau memerintahkanku untuk menguburkan dan menyalatkannya, sedangkan kaumnya melihatnya dalam keadaan buruk. Sungguh engkau Maha mengetahui daripada mereka perihal kemuliaan maupun kejelekan.

Allah SWT berfirman kepada nabi Musa a.s: Wahai Musa, benar apa yang diceritakan oleh kaumnya tentang kemaksiatannya.

Namun, ia meminta syafaat kepadaku pada saat sakratul mautnya dengan tiga perkara.

Padahal jika para pendosa dari makhlukku meminta kepadaku, sungguh aku kabulkan.

Bagaimana tidak aku menyayangi mereka padahal mereka memohon dengan diri mereka, sedangkan aku adalah zat yang Maha pengasih lagi Maha penyayang.

Nabi Musa a.s pun penasaran dan bertanya perihal tiga perkara yang dipinta oleh laki-laki itu kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman: Ketika ajalnya tiba, pertama ia berkata, ya rabb engkau lebih mengetahui daripadaku bahwasanya aku telah melakukan maksiat, padahal sebenarnya hatiku membenci maksiat.

Hawa nafsu, teman, dan iblis adalah tiga penyebab yang mempertemukanku kepada kemaksiatan, sesungguhnya engkau Maha mengetahui dengan apa yang aku katakan, maka ampunilah aku.

Kedua, ia berkata: Ya rabb engkau Maha mengetahui aku telah melakukan kemaksiatan dan adalah kedudukanku selalu dalam kemaksiatan.

Namun, aku lebih mencintai sahabat yang shalih dengan kezuhudan mereka. Kedudukan bersama mereka lebih aku cintai daripada para pemaksiat.

Ketiga, Ya tuhanku sesungguhnya engkau lebih Maha mengetahui bahwa aku lebih menyukai dan mencintai orang shalih ketimbang penjahat.

Sehingga jika diantara orang shalih dan orang jahat menyapaku sungguh aku lebih mengutamakan kepentingan orang shalih ketimbang pemaksiat.

Dalam riwayat Wahab bin Munabbih dikisahkan bahwa laki-laki itu berkata: Ya Tuhanku jika engkau memaafkanku dan mengampuni dosa-dosaku sungguh para wali dan para nabi mu akan bergembira sedang syaithan sang musuhku dan musuhmu akan bersedih.

Kalaulah engkau mengazabku karena dosa-dosaku akan bergembiralah syaitan dan rekan-rekannya, lalu bersedihlah segenap nabi dan para wali.

Sungguh aku sangat paham bahwa kegembiraan para wali lebih Engkau cintai daripada kegembiraan syaitan dan rekan-rekannya.

BACA JUGA :  Fiqih Bulan Puasa: Panduan Lengkap untuk Menjalankan Ibadah Puasa

Ampunilah aku, Wahai Allah Wahai Tuhanku sesungguhnya engkau terlebih mengetahui apa yang aku ucapkan, kasihanilah daku dan ampunilah dosa-dosaku.

Aku telah memaafkan dan mengampuni dosa-dosanya, sesungguhnya aku Maha mengetahui lagi Maha penyayang.

Terutama bagi mereka yang telah mengakui dosa-dosanya dihadapanku.

Wahai Musa kerjakan perintahku, sesungguhnya Aku akan mengampuni dengan kesuciannya bagi sesiapa yang mau menyolati jenazahnya dan menghadiri pemakamannya.

Check Also

Ghoorib.com | Puasa 1 Hari Sebelum Idul Adha: Manfaat, Tips, dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Puasa 1 Hari Sebelum Idul Adha: Manfaat, Tips, dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Idul Adha adalah salah satu hari raya besar dalam agama Islam. Pada hari yang penuh …

7 comments

  1. Ghoorib.com | Kisah Jasad Pendosa Yang Dibuang Ke Sampah Padahal Seorang Wali

    I’ve been surfing online greater than three hours as of late, yet I never found any fascinating article like yours. It’s pretty worth enough for me. In my opinion, if all site owners and bloggers made good content as you probably did, the net might be much more helpful than ever before. “Dignity is not negotiable. Dignity is the honor of the family.” by Vartan Gregorian.

  2. Ghoorib.com | Kisah Jasad Pendosa Yang Dibuang Ke Sampah Padahal Seorang Wali

    Some genuinely good info , Sword lily I discovered this. “Ours is a world where people don’t know what they want and are willing to go through hell to get it.” by Donald Robert Perry Marquis.

  3. Ghoorib.com | Kisah Jasad Pendosa Yang Dibuang Ke Sampah Padahal Seorang Wali

    My brother suggested I would possibly like this web site. He was entirely right. This submit actually made my day. You cann’t imagine just how a lot time I had spent for this information! Thank you!

  4. Ghoorib.com | Kisah Jasad Pendosa Yang Dibuang Ke Sampah Padahal Seorang Wali

    Does your site have a contact page? I’m having a tough time locating it but, I’d like to shoot you an email. I’ve got some ideas for your blog you might be interested in hearing. Either way, great website and I look forward to seeing it grow over time.

  5. Ghoorib.com | Kisah Jasad Pendosa Yang Dibuang Ke Sampah Padahal Seorang Wali

    Terrific work! This is the type of information that should be shared around the net. Shame on the search engines for not positioning this post higher! Come on over and visit my web site . Thanks =)

  6. Ghoorib.com | Kisah Jasad Pendosa Yang Dibuang Ke Sampah Padahal Seorang Wali

    Hello there! This is my 1st comment here so I just wanted to give a quick shout out and say I genuinely enjoy reading through your articles. Can you recommend any other blogs/websites/forums that cover the same topics? Thanks a ton!

  7. Ghoorib.com | Kisah Jasad Pendosa Yang Dibuang Ke Sampah Padahal Seorang Wali

    Very good written story. It will be supportive to anyone who employess it, as well as me. Keep doing what you are doing – i will definitely read more posts.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *